11

August
2023

Harga Emas Melayang Ke Posisi Terendah, Ada Apa ?

Harga Emas Melayang Ke Posisi Terendah, Ada Apa ?

Lakufriends, harga emas melayang ke posisi terendah satu bulan ini, turun secara substansial selama seminggu terakhir karena berada di bawah tekanan dari dolar yang lebih kuat dan imbal hasil yang meningkat. Selera risiko yang memburuk juga mendorong pedagang terhadap dolar, karena investor bertaruh bahwa suku bunga AS akan tetap lebih tinggi untuk tahun ini. Emas menuju minggu negatif karena dolar mengungguli. Beberapa pejabat The Fed juga menyerukan kenaikan suku bunga lebih awal pekan ini, mengutip inflasi yang membandel. Bank sentral mengatakan akan berpotensi menaikkan suku bunga setidaknya sekali lagi tahun ini. Bank juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, yang merusak prospek kenaikan besar emas tahun ini. Suku bunga yang tinggi mendorong biaya peluang investasi emas dan aset non-yielding lainnya.


Pelemahan ini memperpanjang nasib emas menjadi empat hari beruntun. Harga emas sudah jatuh 1,52% dalam empat hari perdagangan terakhir. Sang logam mulia masih terpuruk pada pagi hari ini. Pada perdagangan Jumat (11/8/2023) pukul 06:18 WIB harga emas di pasar spot di posisi US$ 1.911,67 Harganya melemah 0,02%. Posisi emas saat ini adalah yang terendah sejak 29 Juni 2023 atau dalam enam pekan terakhir.

Kenaikan inflasi yang terjadi ini adalah yang pertama kali dalam setahun terakhir, setelah dalam 12 bulan berturut-turut mencatatkan penurunan indeks harga konsumen (IHK). Inflasi AS sempat menyentuh 9,1% YoY pada Juni 2022, tertinggi dalam 40 tahun terakhir akibat melonjaknya harga komoditas global, tertutama di sektor energi, yang dipicu perang Rusia-Ukraina. Sementara itu, secara bulanan (month-to-month/MtM) inflasi AS pada Juli 2023 tercatat sebesar 0,2%, tak berubah dari bulan sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi pasar. Analis dari Capital Economics, Edward Gardner, mengatakan harga emas terjun karena pelaku pasar shock dengan data inflasi;
"Angka inflasi benar-benar mengejutkan sehingga harga emas pun melemah," tutur Gardner, dikutip dari Reuters.

Kendati melemah, OCBC Executive Director dan FX Strategist Christopher Wong menjelaskan harga emas bisa langsung menguat jika sudah ada sinyal pemangkasan suku bunga.

"Outlook emas sebenarnya masih bagus, emas bisa bersinar jika pelaku pasar sudah melihat ada kemungkinan The Fed memangkas suku bunga atau ada tren disinflasi," tutur Wong.

Nah Lakufriends, dari berita di atas kita dilihatkan bahwa emas sedang tidak baik-baik saja akibat deburan dolar yang menguat. Harga emas saat ini sedang turun dan menjadi kesempatan bagi kita untuk beli emas sebanyak-banyak sebelum harganya naik kembali. Karena disaat harga emas naik, maka tabungan emas kita juga nilainya semakin tinggi. Lakufriends bisa beli emas di aplikasi Lakuemas dan pakai kode promo “MERAHPUTIH” untuk bisa menjadi TOP Investor bulan ini dan berkesempatan mendapatkan hadiah emas !


Caranya:

1. Perbanyak Transaksi "BELI EMAS" selama periode berlangsung menggunakan Kode Promo “MERAHPUTIH”.

2. Minimum purchase Rp.1.000.000 dan kamu bisa transaksi berkali- kali.

3. Pemenang Festival Merah Putih Adalah Top 3 Investor Lakuemas yang dilihat dari Total Akumulasi Top Investor Beli Emas selama periode yang ditentukan.

*Transaksi Terbanyak & Terbesar akan menjadi Top 3 Investor dan Pemenang WAJIB mengikuti undangan dokumentasi online di LIVE Instagram @lakuemas





*source: investing.com ; CNBC Indonesia


ARTIKEL LAINNYA

Informasi Layanan LAKUEMAS
Tuesday, 11 August 2026
Informasi Layanan LAKUEMAS

Saat ini, sebagian pengguna dapat mengalami kendala akses yang bersifat sementara. Dan kami pastikan bahwa akun dan data Anda tetap aman dan tidak perlu khawatir ya.


LANJUTKAN
Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !
Thursday, 18 June 2026
Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !

Di tengah berbagai dinamika pasar global, emas masih menjadi aset yang diminati oleh banyak bank sentral dunia. Perkembangan positif lainnya datang dari pelemahan dolar AS. Indeks Dolar AS tercatat masih bergerak di dekat level terendah dalam 10 hari terakhir. Kondisi ini memberikan keuntungan bagi emas karena pelemahan dolar biasanya membuat harga emas menjadi lebih menarik bagi investor global. Tidak heran jika sentimen tersebut turut memberikan dukungan terhadap kenaikan harga emas.


LANJUTKAN
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?
Thursday, 11 June 2026
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?

Tidak terlepas dari dampak penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Iran-AS pada Maret 2026, gangguan jalur energi global tersebut mendorong harga minyak melonjak hingga sekitar US$119 per barel atau naik sekitar 60% sejak konflik dimulai yang hingga kini belum kunjung normal. Kenaikan harga energi kemudian menjalar ke berbagai sektor yang pada akhirnya meningkatkan tekanan inflasi secara lebih luas dan bersifat struktural. Bagaimana dengan emas ? Simak pada artikel berikut.


LANJUTKAN