[19/01/2026] Harga emas kembali memanas dan buat pasar tercengang. Terpantau di bulan pertama tahun baru ini, emas semakin mengudara dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan menyentuh level US$4694 per troy ounce. Kenaikan kali ini terbilang sangat signifikan karena emas melonjak hampir 2,03% dibandingkan penutupan minggu sebelumnya. Pergerakan agresif ini menunjukkan bahwa minat pasar terhadap emas masih sangat kuat, bahkan cenderung makin tidak terbendung di awal pekan perdagangan.
Kenaikan tajam harga emas tersebut masih dibalut oleh bayang-bayang kekhawatiran global yang belum mereda. Konflik geopolitik antara Amerika Serikat dengan beberapa negara kembali memanas dan memicu sikap waspada pelaku pasar. Kondisi ini tercermin dari indeks volatilitas (VIX) yang melonjak tajam sekitar 21% ke level 19, setelah sebelumnya relatif stabil di kisaran 13–15. VIX sendiri dikenal sebagai indikator tingkat ketakutan pasar, sehingga kenaikannya menandakan investor mulai mencari aset aman, salah satunya emas.
Situasi ini menunjukkan bahwa pasar global tengah berada di ambang kekhawatiran semakin tinggi, diawali dengan lonjakan harga berbagai komoditas yang mengalami pumping cukup agresif. Dampaknya, harga emas digital di dalam negeri ikut bergerak liar dan mencetak rekor demi rekor. Tren ini membuka peluang bahwa puncak kenaikan awal tahun berpotensi terjadi pada periode Februari hingga akhir Maret, dengan target level psikologis emas global di kisaran US$4700-US$4800 per troy ounce, atau setara dengan harga emas digital LAKUEMAS yang bisa menembus Rp2.700.000 per gram.
Meski harga sudah terbilang sangat tinggi, kondisi pasar saat ini tetap membuka peluang bagi LakuFriends yang mampu membaca momentum dengan bijak. Selama ketidakpastian global masih membayangi, emas digital berpotensi tetap menjadi primadona perdagangan jangka pendek maupun panjang sebagai tempat berlindung favorit bagi pelaku pasar saat ini!
- Linda Ayumna, CIC - Gold Advisor LAKUEMAS