21

September
2020

Mana yang Lebih Baik, Simpanan Emas atau Perhiasan

Mana yang Lebih Baik, Simpanan Emas atau Perhiasan

Dilansir dari JawaPos.com – Banyak orang tahu, emas adalah aset berharga yang bisa dijadikan tabungan/simpanan atau investasi jangka panjang. Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, juga terbiasa untuk menyimpan emas, terutama yang berbentuk perhiasan. Perhiasan ini biasanya didapat dari mahar pernikahan atau warisan, yang diberikan secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Pada masa sekarang, emas merupakan salah satu bentuk investasi yang makin digandrungi. Meski tren menyimpan emas batangan mulai muncul, masih banyak orang yang memilih untuk menyimpan emas dalam bentuk perhiasan. Terutama mereka yang ingin memperhatikan penampilan dan suka menggunakan perhiasan. Hal ini tergantung pada niat dan kondisi keuangan yang Anda miliki.

Meski sama-sama menguntungkan, menyimpan emas dalam bentuk perhiasaan dan batangan tentu akan memberi nilai yang berbeda. Lalu, mana yang lebih menguntungkan?

1. Tentukan Tujuan Investasi

Sebelum berinvestasi dalam bentuk apa pun pastikan kamu telah mengetahui tujuannya. Karena hal ini berhubungan erat dengan instrumen investasi yang akan kamu pilih dan hasilnya kelak. Jika tujuan investasi kamu untuk jangka panjang, baiknya berinvestasi dalam bentuk emas batangan, karena nilai jualnya jauh lebih stabil dan lebih tinggi dibanding emas yang telah diubah jadi perhiasan. Bisa jadi, saat kamu membeli perhiasan dengan bentuk rumit (yang membuat harganya makin tinggi karena proses pembuatan yang tidak mudah), harga jualnya akan menurun karena yang dihitung hanyalah kadar emasnya.

2. Perhatikan Tingkat Kemurnian Emas

Seringkali dalam pembuatan perhiasan, kadar emas tidak lagi murni melainkan sudah dicampur dengan bahan lain. Karat adalah ukuran yang digunakan untuk menentukan kadar emas di dalam perhiasan. Semakin tinggi karat, maka semakin besar kandungan emas di dalamnya yang membuat harganya jadi semakin mahal. Perhiasan emas 24karat berarti perhiasaan itu dibuat dari 100 persen emas, tanpa campuran logam lain. Pastikan emas yang kamu beli memiliki kadar emas yang tinggi agar ketika dijual kelak bisa memberikan keuntungan yang baik.

3. Nilai Akhir Emas

Model perhiasan juga ternyata mempengaruhi nilai jual. Jadi pastikan kamu membeli perhiasan emas dengan model classy yang tak akan lekang dimakan zaman. Selain itu, proses produksi juga harus dihitung. Biaya pembuatannya terbilang besar, sekitar 15-30 persen dari nilai emasnya. Biaya ini tentunya tidak bisa diminta lagi saat perhiasan dijual.

Berbeda dengan ketika kamu menyimpan emas dalam bentuk batangan, meski tidak bisa digunakan untuk pelengkap penampilan, nilainya tidak akan berkurang karena disimpan dalam bentuk aslinya. Untuk perhiasan, potentioal lost bisa mencapai 5-25 persen sedangkan untuk emas batangan, paling maksimal potensi lost-nya adalah sekitar 8 persen.

4. Pilih Ukuran Emas yang Tepat

Baiknya saat memutuskan untuk membeli emas batangan, pilihlah ukuran yang tidak terlalu besar. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga likuiditasnya, agar lebih mudah dicairkan kelak. Anda bisa memilih emas batangan dengan ukuran 5gram, 10gram atau 25gram.

5. Tempat Penyimpanan

Perhiasan bisa dengan mudah kita simpan di laci atau box cantik dan diletakan di rumah, agar mudah diambil saat akan digunakan. Sedangkan emas batangan, terutama yang ukurannya kecil (di bawah 10gram), bentuknya menyerupai lempengan kecil yang akan mudah hilang jika diletakkan sembarangan. Sedang yang ukurannya besar membutuhkan safe deposit box yang ditaruh di bank dan ada biaya sewanya.

6. Cek Naik Turun Harga Emas

Namanya investasi, keuntungan tentunya harus jadi tujuan utama. Agar lebih maksimal, jangan lupa untuk selalu mengecek harga jual beli emas dunia. Saat harganya turun, segerakan membeli emas untuk disimpan.

7. Emas Batangan Lebih Tahan Lama

Emas batangan memiliki risiko kerusakan yang lebih rendah dibanding emas perhiasan. Anting-anting atau gelang emas bisa saja rusak atau patah dan itu menyebabkan harganya turun, sedang emas batangan dengan bentuk yang tidak berubah tentu akan bernilai tetap (atau lebih tinggi) di masa depan dan tepat jadi investasi jangka panjang pilihan kamu.

Selain poin-poin di atas, sebenarnya banyak praktisi financial planning yang menyarankan untuk membeli emas batangan sebagai bentuk investasi daripada perhiasan. Nilai akhir emas batangan dinilai lebih tinggi dan dirasa lebih tepat ketika dijadikan instrumen penyimpanan dana untuk masa depan. Tapi, pastikan emas batangan yang kamu beli adalah asli.

LAKUEMAS, Cara Baru Beli Emas

ARTIKEL LAINNYA

Di Tengah Gejolak Ekonomi, Tren Investasi Digital Justru Melonjak
Kamis, 19 November 2020
Di Tengah Gejolak Ekonomi, Tren Investasi Digital Justru Melonjak

Dilansir dari Kumparan.com - Siapa sangka, di tengah kondisi morat-maritnya ekonomi, kesadaran masyarakat untuk berinvestasi justru meningkat. Salah satu penyebabnya adalah investasi dinilai bisa menyelamatkan kondisi finansial saat situasi tak tentu seperti sekarang.


LANJUTKAN
Ongkos Naik Haji : Tabungan Emas atau Uang
Selasa, 10 November 2020
Ongkos Naik Haji : Tabungan Emas atau Uang

Salah satu cita-cita tertinggi seorang Muslim adalah dapat menunaikan ibadah haji sebagai rukun Islam yang kelima. Untuk mewujudkan terlaksananya ibadah fisik, spiritual dan finansial ini, Muslim di Indonesia diharuskan memiliki Ongkos Naik Haji (ONH).


LANJUTKAN
10 Film yang Menginspirasi Orang Berinvestasi
Senin, 02 November 2020
10 Film yang Menginspirasi Orang Berinvestasi

Walaupun investasi dan bisnis merupakan topik yang serius dan tidak cocok dijadikan sebuah film karena dibilang membosankan dan kurang menghibur, namun ternyata ada banyak film yang menjadikan investasi dan bisnis sebagai salah satu unsur cerita bahkan tema utama dari sebuah film.


LANJUTKAN