23

May
2022

Sejarah Emas Sebagai Logam Mulia

Sejarah Emas Sebagai Logam Mulia

                Emas merupakan salah satu komoditas berharga yang ada di dunia. Keberadaannya membuat segalanya terlihat menarik dan menguntungkan. Begitu berharganya, emas juga ikut diperdagangkan di seluruh dunia. Emas menjadi logam mulia yang banyak diminati bahkan di zaman sekarang sudah dikenal disegala usia. Baik untuk mata uang hingga perhiasan, emas sudah menjadi simbol kekayaan. Emas pertama kali sendiri ditemukan di sungai, dalam tanah kuno dengan kondisi yang masih sangat alami. Pada tahun 40.000 SM, pecahan emas ditemukan di gua-gua Spanyol. Di sekitaran tahun 3600 SM, emas sudah diolah melalui proses peleburan yang dilakukan oleh para tukang emas di Mesir.

                Di tahun 2600 SM, penduduk Mesopotomia kuno atau kini telah menjadi Republik Irak, sudah menempa emas menjadi perhiasan. Kaum Mesopotamia ini dipercaya sebagai manusia yang pertama kali menggunakan emas sebagai perhiasan. lalu di tahun 1223 SM makan Tutankhamen yang menjadi pusat ikonik atau peti mati Firaun dibuat dengan balutan emas. Dan pada tahun 950 SM, kuil pertama kaum Yahudi yakni Bait Salomo atau sekarang dikenal dengan nama Tembok Ratapan dibangun dengan konstruksi berbahan dasar emas. Di tahun 700 SM muncul pertama kali koin emas. Sejak saat itu koin emas digunakan sebagai mata uang menggantikan peraturan barter. Harga emas sudah bisa menggantikan mata uang ! Lalu di tahun 564 SM, Raja Croseus dari Lidia meningkatkan teknik pemurnian emas dan membangun mata uang emas internasional pertama.

                Logam mulia seperti emas ini memang memiliki nilai yang tinggi, karena sifatnya yang langka, tidak bisa pudar dan tahan korosi. Bahkan ribuan tahun lalu, emas identik dengan nilai kekayaan dan juga kekuasaan. Emas juga ditemukan sebagai nilai tukar karena ditemukannya koin emas pada kala itu. Setelahnya baru bermunculan emas sebagai perhiasan dan menjadi simbol dari kejayaan dan keindahan yang abadi.

Seiring dengan berkembangnya zaman, emas kemudian menjadi sebuah aset dan tidak menjadi sebagai perhiasan saja. Dengan ditemukannya penemuan modern dalam penambangan emas, hal tersebut  juga menjadikan emas sebuah bahan tambang yang dapat dijadikan nilai tukar sebuah negara.

                Dilansir juga dari situs resmi World Gold Council, pada abad ke-18 yaitu pada tahun 1854, Inggris dan beberapa koloninya menggunakan Gold Standart dimana ini merupakan sistem di mana berbagai negara menetapkan nilai mata uangnya dalam jumlah emas tertentu. Harga emas mulai ditetapkan dan disesuaikan nilainya dengan berbagai mata uang utama di dunia. Sementara negara-negara lainnya hanya menggunakan perak untuk mata uang.

                Selama era Bretton Woods System, ekonomi dunia tumbuh dengan cepat. Namun, memasuki tahun 1960-an London Gold Pool terbentuk dimana sebanyak 8 negara mengumpulkan cadangan emas mereka untuk mempertahankan harga emas dipatokan US$ 35 per ons dan mencegah harga emas bergerak naik. Kemudian pada tahun 1968, terjadi defisit neraca perdagangan AS yang kian meningkat. Dengan sentimen negatif terhadap dolar, akhirnya sejumlah bank sentral enggan menerima dolar dan situasi pun menjadi tidak bisa dipertahankan. Akhirnya, pada Agustus 1971 Presiden Nixon mengumumkan bahwa AS mengakhiri konvertibilitas dolar menjadi emas untuk bank sentral negara-negara lain. Bretton Wood System runtuh dan harga emas diperdagangkan secara bebas di pasar dunia.

ARTIKEL LAINNYA

Informasi Layanan LAKUEMAS
Tuesday, 11 August 2026
Informasi Layanan LAKUEMAS

Saat ini, sebagian pengguna dapat mengalami kendala akses yang bersifat sementara. Dan kami pastikan bahwa akun dan data Anda tetap aman dan tidak perlu khawatir ya.


LANJUTKAN
Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !
Thursday, 18 June 2026
Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !

Di tengah berbagai dinamika pasar global, emas masih menjadi aset yang diminati oleh banyak bank sentral dunia. Perkembangan positif lainnya datang dari pelemahan dolar AS. Indeks Dolar AS tercatat masih bergerak di dekat level terendah dalam 10 hari terakhir. Kondisi ini memberikan keuntungan bagi emas karena pelemahan dolar biasanya membuat harga emas menjadi lebih menarik bagi investor global. Tidak heran jika sentimen tersebut turut memberikan dukungan terhadap kenaikan harga emas.


LANJUTKAN
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?
Thursday, 11 June 2026
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?

Tidak terlepas dari dampak penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Iran-AS pada Maret 2026, gangguan jalur energi global tersebut mendorong harga minyak melonjak hingga sekitar US$119 per barel atau naik sekitar 60% sejak konflik dimulai yang hingga kini belum kunjung normal. Kenaikan harga energi kemudian menjalar ke berbagai sektor yang pada akhirnya meningkatkan tekanan inflasi secara lebih luas dan bersifat struktural. Bagaimana dengan emas ? Simak pada artikel berikut.


LANJUTKAN