30

March
2026

Jika Emas Terkoreksi, Haruskah Wait and See ??

Jika Emas Terkoreksi, Haruskah Wait and See ??

Minggu lalu harga emas global bergerak turun dan ditutup stabil di kisaran US$4.434 per troy ounce ditengah konflik global yang masih berlangsung. Penurunan yang sempat terjadi ini bukanlah anomaly - karena di tengah ketidakpastian, pelaku pasar justru membutuhkan likuiditas jangka pendek  untuk memenuhi kebutuhan margin, rotasi aset, maupun penguatan posisi dolar AS. Fase ini sering terjadi di awal periode konflik, sebelum pasar kembali melakukan rebalancing. Oleh karena itu sampai kapan tekanan ini berlangsung ?


Tanggal 30 Maret 2026, emas yang terdiskon hingga 24% dari titik all-time high dan menyentuh area terendah di bulan Maret kini akhirnya rebound ke level US$4.529 per troy ounce, atau naik sekitar 10% dari titik terendahnya. Pergerakan ini menegaskan bahwa tekanan yang terjadi sebelumnya lebih bersifat sementara, bukan perubahan arah tren jangka panjang.

Secara fundamental, peluang emas dapat kembali ke bawah di titik Rp1.500.000/gram itu relatif kecil dalam kondisi global saat ini. Konflik yang masih berlangsung dan tekanan inflasi yang mulai terbentuk menjadi penopang utama Harga emas. Menariknya, data inflasi Maret diperkirakan meningkat ke 2,9%, yang mengindikasikan bahwa ekspetasi pasar terhadap tekanan inflasi  itu ada. Emas cenderung merespons lebih kuat ketika inflasi sudah terasa langsung dalam aktivitas ekonomi, bukan hanya dalam proyeksi data. Sehingga dalam beberapa waktu ke depan, karena peluang penurunan masih bisa terjadi terutama jika emas menguji area ekstrem di sekitar US$3900 per troy ounce, atau setara dengan kisaran Rp1,9 juta hingga Rp2,5 juta per gram, maka emas digital bisa dimanfaatkan.


Dengan fitur Laku Cicil di Lakuemas, memungkinkan kamu mengoleksi emas pelan-pelan dengan kunci Harga di awal. Jadi tidak perlu tebak harga, langsung mulai sekarang sebelum momen ini hilang !  

ARTIKEL LAINNYA

Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !
Thursday, 18 June 2026
Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !

Di tengah berbagai dinamika pasar global, emas masih menjadi aset yang diminati oleh banyak bank sentral dunia. Perkembangan positif lainnya datang dari pelemahan dolar AS. Indeks Dolar AS tercatat masih bergerak di dekat level terendah dalam 10 hari terakhir. Kondisi ini memberikan keuntungan bagi emas karena pelemahan dolar biasanya membuat harga emas menjadi lebih menarik bagi investor global. Tidak heran jika sentimen tersebut turut memberikan dukungan terhadap kenaikan harga emas.


LANJUTKAN
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?
Thursday, 11 June 2026
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?

Tidak terlepas dari dampak penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Iran-AS pada Maret 2026, gangguan jalur energi global tersebut mendorong harga minyak melonjak hingga sekitar US$119 per barel atau naik sekitar 60% sejak konflik dimulai yang hingga kini belum kunjung normal. Kenaikan harga energi kemudian menjalar ke berbagai sektor yang pada akhirnya meningkatkan tekanan inflasi secara lebih luas dan bersifat struktural. Bagaimana dengan emas ? Simak pada artikel berikut.


LANJUTKAN
Transaksi Emas Digital Makin Aman dengan 3 Langkah Ini!
Thursday, 28 May 2026
Transaksi Emas Digital Makin Aman dengan 3 Langkah Ini!

Di era digital seperti sekarang, transaksi investasi menjadi semakin mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja. Termasuk dalam berinvestasi emas digital yang kini semakin diminati karena praktis, fleksibel, dan dapat dimulai dari nominal yang terjangkau. Namun, di balik kemudahan tersebut, penting bagi setiap pengguna untuk tetap memperhatikan keamanan saat bertransaksi. Yuk perhatikan langkah berikut untuk pengalaman investasi yang lebih nyaman dan tenang.


LANJUTKAN