03

June
2022

Apa Yang Membuat Harga Emas Sekarang Beranjak Naik ?

Apa Yang Membuat Harga Emas Sekarang Beranjak Naik ?

Inflasi yang terjadi di Eropa membuka gerbang pada harga emas untuk menguat. Inflasi ini terjadi karena dipicu dengan naiknya harga makanan dan energy sehingga meningkatkan krisis biaya hidup. Inflasi melonjak hingga sebesar 9% pada bulan lalu (April 2022). Dikutip dari CNBC Indonesia, kenaikan 9% tersebut merupakan yang tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Hal ini melampaui kenaikan tahunan sebesar 8,4% yang terjadi pada Maret 1982 dan jauh di atas 7% yang tercatat pada Maret 2022.

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf mengatakan sejak Rusia dan Ukraina berperang banyak faktor yang mendukung harga emas naik. Bahkan, riset Goldman Sachs Group memproyeksikan harga emas berpotensi mengarah ke US$ 2.350 per ons troi. Kantor Statistik Nasional Inggris juga mengatakan bahwa perkiraannya menunjukkan inflasi akan bertahan ke level yang makin tinggi dari tahun 1982.

Mulai awal bulan lalu (April 2022), regulator energy Inggris meningkatkan batas harga energi rumah tangga sebesar 54%, termasuk rekor kenaikan pada harga gas global. “Tidak seperti di AS, inflasi Inggris terus meningkat untuk saat ini, memicu kekhawatiran lebih lanjut seputar gaya hidup.” Kata Richard Carter, Kepala Penelitian Bunga Tetap di Quilter Cheviot, dalam sebuah catatan penilitian yang dikutip dari CNBC International.

Faktor utama yang membuat harga emas melambung memang berasal dari krisis geopolitik Rusia dan Ukraina yang membuat pelarian dana ke aset safe haven seperti emas dari aset berisiko. Alwi mengatakan selama ketegangan perang Rusia dan Ukraina belum mereda ditambah dengan krisis ekonomi dan inflasi Eropa yang membuat harga emas sekarang beranjak naik. Harga emas yang berpotensi terus naik karena di tengah ketidakpastian akibat krisis Eropa Timur, bank sentral akan kembali memburu emas untuk menambang cadangan devisa. 

Nah teman-teman, sebelum harga emas melambung jauh, perlu dicatat bahwa emas adalah instrumen investasi yang cocok untuk jangka panjang dan sarana lindung nilai dari inflasi dan krisis ekonomi yang ada. Investasi pada logam mulia ini mampu memberi keuntungan ! tidak hanya karena kilaunya yang menarik, namun nilainya juga tidak mengecewakan. Yuk langsung segera investasi sekarang di Lakuemas, #1 Indonesia O2O Gold Investment Platform yang Berizin Usaha dan Diawasi langsung oleh BAPPEBTI.

 

 

?Kunjungi www.lakuemas.com untuk informasi lebih lengkapnya, dan buat yang belum download aplikasi Lakuemas bisa langsung download di Apps Store atau Google Playstore, registrasi dan kamu sudah dalam perjalanan untuk menata masa depanmu lebih baik lagi !

 

Selamat menabung ! ^^

 

ARTIKEL LAINNYA

Informasi Layanan LAKUEMAS
Tuesday, 11 August 2026
Informasi Layanan LAKUEMAS

Saat ini, sebagian pengguna dapat mengalami kendala akses yang bersifat sementara. Dan kami pastikan bahwa akun dan data Anda tetap aman dan tidak perlu khawatir ya.


LANJUTKAN
Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !
Thursday, 18 June 2026
Harga Emas Kembali Naik Tembus US$4.300, Ini Faktanya !

Di tengah berbagai dinamika pasar global, emas masih menjadi aset yang diminati oleh banyak bank sentral dunia. Perkembangan positif lainnya datang dari pelemahan dolar AS. Indeks Dolar AS tercatat masih bergerak di dekat level terendah dalam 10 hari terakhir. Kondisi ini memberikan keuntungan bagi emas karena pelemahan dolar biasanya membuat harga emas menjadi lebih menarik bagi investor global. Tidak heran jika sentimen tersebut turut memberikan dukungan terhadap kenaikan harga emas.


LANJUTKAN
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?
Thursday, 11 June 2026
Pergeseran Eskpektasi Pasar Terjadi Lebih Cepat, Pertanda Apa ?

Tidak terlepas dari dampak penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik Iran-AS pada Maret 2026, gangguan jalur energi global tersebut mendorong harga minyak melonjak hingga sekitar US$119 per barel atau naik sekitar 60% sejak konflik dimulai yang hingga kini belum kunjung normal. Kenaikan harga energi kemudian menjalar ke berbagai sektor yang pada akhirnya meningkatkan tekanan inflasi secara lebih luas dan bersifat struktural. Bagaimana dengan emas ? Simak pada artikel berikut.


LANJUTKAN